Senin, 30 April 2012 0 komentar

Tetesan Air Langit



Kakiku melangkah seiring turunnya hujan
Tetesan air langit itu semakin deras
Langkahku semakin cepat, berperperang dengan air
Semakin deras tetesan itu
Semakin cepat ku melangkah
Kilauan petir tak menyilau kan mataku
Untuk terus memandang kedepan
Suara petir yang membentak telingaku pun
Tak menghentikan langkahku

Kini aku berlari dan terus berlari
Memerangi tetesan air langit itu
Pijakanku di bumi untuk masa depanku
Langkahku menentukan masa depanku

Kakiku tak kan pernah berhenti melangkah
Walau hujan itu semakin deras

Adakalanya aku harus berhenti
HanyaDia yang mampu menghentikan langkahku

Sebanyak Apapun masalah yang aku hadapi
Aku siap Menghadapinya.
Masalah itu bagaikan tetesan air yang turun dari langit itu.
Aku akan terus Melangkah Dan menghadapinya.
Karena itu bagian dari Kehidupan kita dan Kita Harus Siap Menghadapinya

Rabu, 25 April 2012 0 komentar

Coretan Kecil

Pergi merantau ke kampung orang, Perasaan ingin hidup mandiri dan tidak mau menyusahkan orang tua, itulah yang aku inginkan.Kehidupan metropolitan dan dunia kampus yang menantang kadang membuat diri ini ingin pulang dan berada disisi Ibu. Aku harus menjalankan amanat ku dengan baik dan menjaga amanat orang tua untuk terus belajar dan mencari ilmu, mereka berjuang untuk anaknya agar tetap hidup di kampung orang, mereka mengeluarkan keringatnya, mereka kerja banting tulang untuk kehidupan anaknya. Lalu, apa yang aku bisa berikan untuk mereka. Kuliah itu amanat dari mereka, mereka berjuang untuk kita bisa bertahan disini. Gaya hidup hedonis???Hura – hura ???nongkrong di mall – mall??? Hang out ???, itukah yang kalian berikan untuk mereka. Ketika uang kita habis dan mintalagi sama orang tua, pernahkah berfikir bagaimana keadaan orang tua kitadisana? Bagaimana kondisi keuangan keluarga kita ? Masih ada kah uang untuk makan sehari – hari dirumah ? apakah kita tahu kondisi keluarga kita saat kita meminta uang kepada mereka ?. Lalu, apa yang bisa kita berikan ?.Renungkanlah dan berhentilah sejenak dari kesenangan duniawi.Bertafakur, muhasabah diri, dan merubah pola hidup kita itu yang perlu kita lakukan untuk kehidupan yang lebih baik. Yaa Alloh, kuatkanlah kami disini. Berikanlah kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan segala aktifitas kami.Tunjukanlah kepada kami jalan yang Engkau Ridloi.Tanamkanlah dalam diri kami semangat untuk berjuang di JalanMU.
Kamis, 29 Desember 2011 0 komentar

Kampusku*

Oleh :Arina M Husna
FakultasPsikologi UIN SGD BDG

Terik matahari menyelimuti bumi
Langkahku menuju kampus yang sudah lama tak kusinggahi
Pemandangan tak indah kini di pelupuk mataku
Pemandangan tak indah kini di depan mataku
Jalan beraspal kini jadi jalan berlumpur
Semilir angin yang menggerakan dedaunan
Dikampus itu telah tiada
Kini angin itu hanya menggerakkan udara kotor
Yang mengusik hidung dan mata kami
Hujan turun membasahi bumi

Tetesan air langit itu membasahi kampusku
Membuat kami enggan memasukinya
Tak ada lagi jalan yang bersih dari tanah – tanah yang becek
Hati, jiwa, raga kami enggan memasuki kampus itu
Tak ada lagi jalan yang bersih menuju kampusku
Kampusku yang dulu penuh dengan pohon – pohon rindang
Kini telah tiada
Meskipun rindangnya kampusku tak serindang kampus yang lain
Kini aku tak mengenal kampusku

*Puisi ini sudah di post di http://suakaonline.com
 
;